Sahabat

aku takut bicara tentang persahabatan ketika banyak kisah terdengar tentang ‘runtuhnya’ dan kusaksikan betapa banyak arti yang ‘hilang’ hari ini kucari sahabat dan ‘engkaupun’ datang Benarkah ini? ataukah ‘hanya halusinasi’? sebab Esok hatimu Pergi Tinggalkan aku dan Berkata: ‘aku bukan sahabatmu’
Pergilah jika itu Maumu di sini aku akan menunggu seorang sahabat datang lewat suara hati lewat hati nurani bukan lewat ‘wujud’ diri dan kubutakan mataku agar Hatiku Tak Pergi agar hati Kami bersatu di sini …..Pergilah!!!!!
aku tak ingin lihat wujudmu Di sini aku bersama Tuhanku yang terbaik bagi diriku Pergilah!!!! aku bosan melihat topeng di wajahmu, di wajahku ‘kan kucari sahabat bersama dalam kepolosan bersama butakan mata …Pergilah!!!!! dan bercermin betapa ‘buruk wajahmu!’di balik topeng itu di balik pembungkus indah yang sadarkan aku
hingga ku pergi diam-diam….. Pergilah! yang kucari hanya sahabat yang tak bedakan aku dan mereka tanpa prasangka dan fitnah dan kian kusadari betapa aku ‘kalah’ saat kucoba berjalan dalam kepolosan, ketulusan dan kejujuran “Tetapi Ini Tetap Jalanku”
dan mungkin ‘Bukan Jalanmu’

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.